kerikilpun menangis

Diposting oleh mutiara hati pada 09:36, 14-Jan-16

hari yang bahagia ketika point pertama tercipta dalam wujud yang nyata hati ini seolah terketuk untuk melihat dirimu dalam kesibukan membuat hati terpanggil mengintaimu dalam jarak yang jauh, aku takjub bukan karna banyaknya perhatian namun ini lahir dari buah pikiran dengan memadukan kenyataan, ku lihat ke gagahan karang menatap pedih kerikil di hamparan dan berpikir itulah serpihan jiwaku yang semakin hari semakin lenyap.

kala hati memar

Diposting oleh mutiara hati pada 14:33, 20-Des-15

dunia ini adalah tempat persinggahan sementara namun sebelumnya kita

hati berlumuran darah

Diposting oleh mutiara hati pada 23:08, 21-Nov-15

setia menanti keajaiban bagai hidup di dua musim, panas dan hujan. Justru mengharap musim salju, konon katanya kehidupan itu adalah hal untuk saling menjatuhkan tergantung kita mau bangkit atau tidak, dan memang adakalanya kita harus merelakan impian menyelinap pergi meninggalkan kita tanpa tau harus berbuat apa " kehendak hati kadang bisa dilupuhkan oleh logika untuk memikirkan apa yang menjadi hak dan kewajiban serta tanggungjawa pada takdir jika sekiranya mimpi kita dan kenyataan berbeda, maka saat itulah teori dilumpuh

aku dan hidupku

Diposting oleh mutiara hati pada 06:04, 21-Nov-15

saat " dimana kita merangkul kehidupan dengan berbagai cerita antara hidup dan kematian yang begitu pasti namun kita tak tahu kapan datangnya dan dari mana, Semua orang perna memgalami yang namanya kehilangan juga akan kita lalui sementara keinginan" kita masi ada pada perjalanan panjang yang entah kapan terwujud

cinta selembar rambut

Diposting oleh mutiara hati pada 03:28, 21-Nov-15

rasa takut kadang tak sepadang dengan rasa cinta berakhir tanpa di awali kapan datangnya ketukan jantung tak beraturan seiring teguran demi teguran hingga suatu hari aku tak sadar diri ternyata aku tak mampu membedakan antara kagum dan cinta Saat itulah aku berfikir realistis untuk usaha dan usaha